Profil Sarjana Lulusan Teknik Pertanian

Secara khusus, tujuan pendidikan Jurusan Teknik Pertanian adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kompetensi sebagai berikut :

  • Kompetensi dalam bidang Daya dan Alat Mesin Pertanian (DAMP) : menguasai persoalan alat dan mesin pertanian (pra dan pasca panen), mengembangkan model dan optimalisasi penggunaan alat dan mesin dalam kegiatan pertanian, merencanakan dan mengevaluasi kebutuhan alat dan mesin pertanian serta menganalisis dan merumuskan kebijakan pertanian.
  • Kompetensi dalam bidang Rekayasa Sumberdaya Air dan Lahan (RSDAL) : menguasai persoalan sumberdaya air dan lahan dalam bidang pertanian, mengembangkan model-model pertanian alternatif (pertanian lahan kering), merencanakan dan mengelola sumberdaya alam air dan lahan sesuai dengan kaidah pembangunan berkelanjutan.
  • Kompetensi dalam bidang Rekayasa Bioproses dan penanganan Pasca Panen (RBPP) : menguasai persoalan pasca panen hasil pertanian dan teknik penanganan pasca panen untuk meningkatkan nilai tambah (added value) dan daya saing (comparative advantage) produk olahan hasil pertanian.

Dengan tujuan khusus yang ingin dicapai tersebut, maka diharapkan alumni jurusan Teknik Pertanian memiliki profil seorang sarjana sebagai berikut :

  • Pelaku di bidang pertanian
  • Manajer (planner, designer, organizer, evaluator, dan mediator)
  • Pengusaha (entrepeneur, initiator, adaptor, cooperator) di bidang alat dan mesin pertanian
  • Peneliti.

Kompetensi utama sebagai Pelaku di bidang pertanian (Wirausaha sektor pertanian) : mampu menerapkan ilmu keteknikan pertanian dalam menjalankan usaha pertanian berkelanjutan baik secara modern maupun yang mengangkat kearifan lokal; mampu berkomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kompetensi utama sebagai Manajer (Sektor swasta atau pemerintah) : mampu merencanakan dan merancang alat dan mesin pertanian (pra-panen dan pasca panen) secara efektif dan produktif; mampu melaksanakan perencanaan sistem produksi pertanian (pra panen) secara tepat sesuai dengan kaidah pertanian berkelanjutan dan sistem pengolahan hasil-hasil pertanian (pasca panen) sesuai dengan kaidah clean production; mampu mengevaluasi dan menilai proses produksi alat dan mesin pertanian; mampu mengevaluasi dan menilai proses budidaya pertanian (pra panen) dan proses pengolahan hasil-hasil pertanian (pasca panen); dan mampu mengaktualisasikan potensi diri untuk bekerjasama dalam tim yang multidisiplin.

Kompetensi utama sebagai Pengusaha (sektor swasta/wiraswasta) : memiliki keberanian memulai, melakanakan, dan mengembangkan usaha inovative di bidang alat dan mesin pertanian, produksi pertanian, dan pengolahan hasil pertanian; mampu menjalin kerjasama secara efektif; mampu berinovasi dalam penerapan IPTEKS di bidang Teknik Pertanian ke dalam praktek bisnis; dan mampu menerapkan etika bisnis dalam proses produksi alat mesin pertanian, budidaya pertanian, dan pengolahan hasil-hasil pertanian.

Kompetensi utama sebagai Peneliti : mampu mengidentifikasi, menganalisa, dan merumuskan masalah secara tepat mengenai teknik budidaya pertanian (pra-panen) dan pengolahan hasil-hasil pertanian (pasca panen); mampu merancang dan melaksanakan penelitian di bidang keteknikan pertanian serta menginterpretasikan data secara profesional; dan mampu merekomendasikan penyelesaian masalah secara tepat dalam sistem budidaya pertanian berkelanjutan dan penanganan hasil-hasil pertanian secara efektif dan efisien.

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.