Jurusan Teknik Pertanian Unila adakan Pelatihan Hidroponik Gratis bagi Pelajar SMA/K se-Bandar Lampung

Tim Dosen Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung (TEP Unila) yang terdiri dari Dr. Sugeng Triyono, Ahmad Tusi, M.Si., dan Dr. Mareli Telaumbanua menggelar acara yang bertemakan “Pengembangan Urban Farming Melalui Pelatihan Hidroponik Kepada Generasi Muda Perkotaan” pada Minggu, 9 oktober 2016 di Jurusan Teknik Pertanian FP Unila. Ini merupakan pelatihan hidroponik yang kedua diadakan oleh Jurusan Teknik Pertanian (TEP) Unila untuk peserta setingkat SMA/K se-Bandar Lampung, acara serupa juga telah dilaksanakan pada tahun 2013. Peserta yang hadir berjumlah 35 orang yang terdiri dari siswa/i perwakilan dari SMA 1 Bandar Lampung, SMA 2 Bandar Lampung, SMA 3 Bandar Lampung, SMA 5 Bandar Lampung, SMA 9 Bandar Lampung, SMA YP Unila, MAN 1 Bandar Lampung, SMK 2 Bandar Lampung, SMK plus Bani Salim Bandar Lampung.“Latar belakang acara tersebut diadakan adalah lahan pertanian yang semakin sempit apalagi pada daerah perkotaan, sehingga diperlukan salah satu cara pemanfaatan lahan sempit untuk bercocok tanam, yaitu dengan Teknologi Hidroponik. Selain itu, pelatihan hidroponik ini diselenggarakan untuk memperkenalkan Jurusan TEP Unila kepada pelajar SMA/K. Adapun tujuan dari pelatihan ini agar para peserta mampu memahami dan menguasai keterampilan dalam budidaya hidroponik, mulai dari mengetahui apa itu hidroponik, kelebihan bertanam dengan sistem hidroponik, jenis-jenis sistem bertanam dengan sistem hidroponik, proses penanaman, sampai ke analisis bisnis dalam bertanam dengan sistem hidroponik.Setelah lama menekuni teknologi hidroponik ini, pelakunya akan kreatif dengan sendirinya”,Ujar Dr. Agus Haryanto yang merupakan Ketua Jurusan TEP Unila.

Kemudian dilanjutkan dengan materi budidaya hidroponik. Antusiasme peserta sangat terlihat ketika pemaparan materi dan saat sesi tanya jawab berlangsung. Setelah pemarapan materi di kelas, peserta melihat taman vertikal secara langsung di lapangan parkir Jurusan TEP Unila. Antuasime peserta makin jelas terlihat dengan keaktifan peserta bertanya mengenai vertikultur hidroponik yang menggantung di halaman parkir juga saat berfoto-foto di depan tanaman-tanaman hidroponik. Dr.Sugeng Triyono, Dosen TEP Unila yang juga pebisnis hidroponik mengatakan vertikultur hidroponik sebisa mungkin untuk tanaman sejenis, setidaknya tanaman dengan kebutuhan nutrisi yang sama.

Beberapa dari peserta mengungkapkan, pelatihan ini menambah wawasan tersendiri tentang pertanian modern. Banyak dari peserta baru mengetahui ternyata hobi bertanam tetap bisa disalurkan walaupun tidak memiliki pekarangan yang luas dengan sistem hidroponik. Usai pelatihan, peserta diberikan sertifikat pelatihan dan juga service berupa konsultasi gratis tentang hidroponik dalam media sosial, dimana mereka bisa bertanya langsung kepada pemateri dan berdiskusi sesama peserta pelatihan.

Selain mendapatkan ulasan lengkap mengenai hidroponik, peserta pelatihan disediakan bahan untuk bertani secara hidroponik di rumah masing-masing berupa larutan nutrisi AB mix, rockwool sebagi media tanam, dan bibit sayuran. Serta ada lomba foto tanaman hidroponik untuk peserta pelatihan yang mempraktikan teknologi hidroponik tersebut. “Melihat tingginya minat peserta terhadap pelatihan budidaya hidroponik yang diselenggarakan ini, pelatihan hidroponik ini akan dilakukan untuk umum”, ujar Kajur TEP Dr. Agus Haryanto.

Berita terkait:
http://lampungsai.com/2016/10/09/kembangkan-urban-farming-tep-unila-gelar-pelatihan-teknologi-hidroponik/

Foto-foto kegiatan:

dscn0718-300x2251. Sambutan Ketua Jurusan TEP, Dr. Agus Haryanto

1-copy2. Dr. Sugeng menjelaskan sistem hidroponik kepada peserta

5-copy3. Dr. Sugeng menunjukkan hasil sayuran hidroponik

6-copy4. Antusiasme peserta pelatihan mendengarkan penjelasan dari Dr. Sugeng

3-copy5. Tanya jawab peserta dengan Dr. Sugeng

pelatihan6. Foto bersama Tim Dosen TEP dan para peserta

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.