Profil

Jurusan Teknik Pertanian (TEP) atau juga dikenal dengan ‘Agricultural and Biological Engineering (ABE) terletak di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, INDONESIA.  TEP merupakan salah satu jurusan ternama yang ada di Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.  Berikut ini adalah profil singkat mengenai Jurusan TEP.

Visi Program Studi Teknik Pertanian

Berdasarkan potensi yang dimiliki oleh Program Studi Teknik pertanian, Fakultas Pertanian dan sejalan dengan visi Universitas Lampung, maka PS Teknik Pertanian menetapkan suatu visi agar PS Teknik Pertanian secara terarah dan sistematis bergerak ke arah yang lebih maju dan kompetitif. Visi Program Studi Teknik Pertanian (P.S. TEP) adalah

Pada 2025 PS TEP menjadi program studi yang unggul di bidang keteknikan pertanian di Indonesia”

Pada dasarnya, visi PS TEP merupakan perwujudan dari cita-cita, aspirasi, motivasi, road map, karakter, dan wawasan serta identitas sivitas akademika  dan semua pemangku kepentingan (stakeholders). PS TEP Unila yang ”unggul dan diakui di bidang keteknikan pertanian di Indonesia” mengandung arti bahwa PS TEP Fakultas Pertanian Unila selalu melakukan pengembangan dan pembaruan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat ke arah pembangunan pertanian yang berteknologi modern, bernilai tambah, berwawasan lingkungan, serta penumbuhan dan pengembangan jiwa kewirausahaan. Dengan demikian PS TEP diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian visi Unila. Artinya visi PS TEP disusun selaras dengan visi Unila.

Misi Program Studi Teknik Pertanian

  1. menyelenggarakan pendidikan tinggi yang kompeten di bidang keteknikan pertanian secara efektif dan efisien;
  2. melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang keteknikan pertanian untuk meningkatkan taraf dan kualitas kehidupan masyarakat dan lingkungan;
  3. melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dalam bidang teknologi pertanian yang bermanfaat untuk masyarakat;
  4. membangun kerjasama yang kuat dengan berbagai pihak yang kompeten untuk meningkatkan kualitas proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dan keberlanjutan.

Tujuan Program Studi Teknik Pertanian

Sejalan dengan Misi PS TEP, tujuan pendidikan program sarjana PS TEP yaitu:

  1. Menghasilkan lulusan di bidang Teknik Pertanian yang kompeten, unggul, profesional, berdaya saing tinggi, dan berkarakter kebangsaan;
  2. Menghasilkan dan mengembangkan IPTEK di bidang Teknik Pertanian yang bermanfaat dan berwawasan lingkungan;
  3. Menerapkan IPTEKS untuk membantu penyelesaian masalah di bidang Teknik Pertanian yang dihadapi masyarakat;
  4. Menghasilkan kerja sama dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri untuk peningkatan kualitas kegiatan tri dharma perguruan tinggi.

Sasaran Program Studi Teknik Pertanian

Dalam kurun waktu pencapaian visi (2025), PS TEP memiliki sasaran/target yang terukur sebagai berikut:

Tabel 1.     Sasaran PS TEP dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama tahun 2015, 2020, dan 2025

Tujuan ke

Uraian

Nilai Awal

(2014)

Sasaran

2015

2020

2025

1. Menghasilkan lulusan di bidang Teknik Pertanian yang kompeten, unggul, profesional, berdaya saing tinggi, dan berkarakter kebangsaan; 1.1.   Keketatan masuk PS TEP melalui SBMPTN (rasio peminat dan daya tampung;

32:1

35:1

40:1

45:1

1.2.   Persentase dosen tetap berpendidikan doktor

38,0

47,6

65,0

80,0

1.3.   Persentase dosen tetap yang berjabatan lektor kepala dan guru besar

19,0

23,8

47,8

55,0

1.4.   Jumlah dosen tetap yang berjabatan guru besar (orang)

1

1

3

5

1.5.   Kegiatan dosen tetap dalam seminar ilmiah nasional dalam tiga tahun terakhir (SP) = (a + b/4)/n; a = jumlah makalah sebagai penyaji; b = jumlah kehadiran sebagai peserta; n = jumlah dosen tetap (SP>3)

3,4

3,4

3,5

3,5

1.6.   Jumlah penghargaan per tahun atas prestasi mahasiswa di bidang nalar, bakat, dan atau minat tingkat nasional/ internasional

4

5

8

10

1.7.   Persentase mahasiswa yang lulus tepat waktu (Standar Masa Studi/MS < 4,5 tahun; K­TW>50%)

46

50

55

60

1.8.   Rerata IPK Lulusan dalam lima tahun terakhir (Standar IPK ≥ 3,00)

3,04

>3,00

>3,00

>3,00

1.9.   Persentase jumlah alumni yg masa tunggu berkaryanya  ≤ 3 bulan

76

78

80

85

1.10. Pendapat pengguna lulusan terhadap mutu lulusan

377,5

380

382,5

385

1.11. Rata-rata waktu penyelesaian skripsi mahasiswa (RPTA <12 bln)

9,6

9

8

8

1.12. Ketersediaan dan kelengkapan jenis prasarana, sarana, serta dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika (mahasiswa  & dosen)

Tersedia lengkap dan sangat baik

Tersedia lengkap dan sangat baik

Tersedia lengkap dan sangat baik

Tersedia lengkap dan sangat baik

1.13. Interaksi akademik berupa program dan kegiatan akademik selain perkuliahan dan tugas-tugas khusus, untuk menciptakan suasana akademik (seminar, lokakarya, kuliah umum, bedah buku, dll)

Terjadwal, tiap bulan

Terjadwal, tiap bulan

Terjadwal, tiap bulan

Terjadwal, tiap bulan

1.14. Besarnya dana operasional (pendidikan, penelitian, pengabdian, gaji/upah, dana hibah) yang dikelola selama tiga tahun terakhir (milyar/tahun)

6,6

6,9

7,2

7,5

1.15. Luas ruang kerja dosen ≥ 4 m2/dosen tetap yang dinilai dengan skor luas ruang dosen tetap (SLRDT); SLRDT=(a+2b+3c+4d)/(a+b+c+d);
a = luas total (m2) ruang bersama utk DTb =  luas total (m2) ruang  utk 3-4 orang  DT
c =  luas total (m2) ruang  utk 2 orang  DT
d =  luas total (m2) ruang  utk 1 orang  DT

4

4

4

4

1.16. Prasarana (kantor, ruang kelas, ruang laboratorium, ruang perpustakaan, dsb kecuali ruang dosen) yang dipergunakan PS dalam proses pembelajaran

Lengkap, mutunya sangat baik utk PBM

Lengkap, mutunya sangat baik utk PBM

Lengkap, mutunya sangat baik utk PBM

Lengkap, mutunya sangat baik utk PBM

1.17.  Nilai evaluasi kinerja PS TEP dan Laboratorium oleh LP3M Unila  setiap tahun (skala 1000)

910,3

930

950

980

2. Menghasilkan dan mengembangkan IPTEK di bidang Teknik Pertanian yang bermanfaat dan berwawasan lingkungan;  2.1.   Jumlah penelitian yang sesuai dengan bidang TEP yang dilakukan oleh dosen tetap TEP selama tiga tahun terakhir; dihitung dengan rumus Nilai Kasar (NK≥ 2);
NK = (4xNa +2xNb+Nc)/DT, dimana
Na = jumlah penelitian dg biaya luar negeri
Nb = jumlah penelitian dg biaya luar UNILA
Nc = jumlah penelitian dg biaya UNILA/fakultas
DT= Dosen tetap TEP

2,05

2,10

2,15

2,20

2.2.   Keterlibatan mahasiswa yang melakukan tugas akhir dalam penelitian dosen (PD>25%);
PD = persentase mahasiswa yang melakukan tugas akhir dalam peneltian dosen

37,7

38

39

40

2.3.   Rata-rata jumlah dana penelitian dalam tiga tahun terakhir (juta Rp/dosen tetap/tahun; RPD>3 juta)

55

55

60

65

2.4.   Jumlah artikel ilmiah yang dihasilkan oleh dosen tetap TEP selama tiga tahun terakhir; yang dihitung dengan Nilai Kasar (NK>6);NK = (4xNa +2xNb+Nc)/DT, dimana
Na = jumlah artikel internasional
Nb = jumlah nasional akrediatas
Nc = local (nasional tak terakreditasi)
DT= Dosen tetap TEP

10,47

11

12

13

2.5.   Jumlah HaKI yang dihasilkan oleh PS TEP dalam tiga tahun terakhir

1

1

2

3

2.6.   Jumlah proposal penelitian mahasiswa yang diusulkan ke Dikti/Lembaga Lain (judul/thn)

13

29

40

50

2.7.   Jumlah proposal penelitian  mahasiswa yang lolos dan dibiayai oleh Dikti/Lembaga Lain (judul)

4

10

15

20

3. Menerapkan IPTEKS untuk membantu penyelesaian masalah di bidang Teknik Pertanian yang dihadapi masyarakat; 1.1   Jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat  (PM) yang dilakukan oleh dosen tetap TEP selama tiga tahun terakhir (proposal/tahun); dihitung dengan rumus Nilai Kasar NK ≥ 1(NK) = (4xNa +2xNb+Nc)/DT, dimana
Na = jumlah PM dg biaya luar negeri
Nb = jumlah PM dg biaya luar UNILA
Nc = jumlah PM dg biaya UNILA/fakultas
DT= Dosen tetap TEP

1,38

1,38

1,50

1,8

3.2 Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PM

Mahassiswa terlibat dan diberi tanggung jawab penuh

3.3  Rata-rata jumlah dana pengabdian dalam tiga tahun terakhir (juta Rp/dosen tetap/tahun); RPKM> 1,5 juta)

30,76

31

35

40

4. Menghasilkan kerja sama dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri untuk peningkatan kualitas kegiatan tri dharma perguruan tinggi. 4.1.   Jumlah kerja sama dalam negeri yang telah diimplementasikan dan memuaskan mitra kerja sama selama 3 tahun (kegiatan)

65

65

75

85

4.2.   Jumlah kerja sama luar negeri yang telah diimplementasikan dan memuaskan mitra kerja sama selama tiga tahun (kegiatan)

9

9

12

15

 

Strategi yang digunakan untuk mencapai sasaran/target bidang pendidikan, yaitu:

  1. menerapkan sistem penjaminan mutu pendidikan (perkuliahan, pembimbingan akademik, pembimbingan tugas akhir/skripsi) yang terencana, bertahap, sistematis, dan berkelanjutan;
  2. meningkatkan pengembangan pembelajaran melalui mentoring yang diselenggarakan oleh himpunan mahasiswa;
  3. mengarahkan dan memperbanyak skripsi mahasiswa yang tertaut pada penelitian dosen;
  4. monitoring dan evaluasi rutin tahapan pelaksanaan skripsi mahasiswa;
  5. meningkatkan mutu proses pembelajaran secara berkesinambungan;
  6. meningkatkan kemampuan mengajar dosen;
  7. melaksanakan kuliah umum dengan dosen tamu dari institusi/lembaga di luar Unila;
  8. melaksanakan tracer study (studi pelacakan) yang lebih konsisten dan mengikuti program yang telah dikembangkan oleh dikti(http://evaluasi.pdpt.dikti.go.id/ tracerstudy/);
  9. memfasilitasi kegiatan ekstra-kurikuler mahasiswa dalam rangka meningkatkan soft skill lulusan;
  10. memfasilitasi kegiatan ekstra-kurikuler mahasiswa dalam rangka meningkatkan soft skill lulusan;
  11. membina hubungan baik dengan ikatan alumni dalam rangka memperoleh umpan balik dan mempermudah lulusan dalam berkarya (menjadi wirausaha) atau dan memperoleh pekerjaan (menjadi pegawai).

Strategi yang digunakan untuk mencapai sasaran/target bidang penelitian dan pengabdian, yaitu:

  1. mengarahkan penelitian ke pengembangan produk teknologi modern dan berkelanjutan;
  2. meningkatkan kualitas dosen melalui studi lanjut (S2 dan S3);
  3. meningkatkan inovasi teknologi melalui pemberdayaan  peer group;
  4. meningkatkan penelitian dan publikasi dengan  memperbanyak jumlah proposal penelitian kompetitif dan kerjasama.
  5. sosialisasi dan memotivasi dosen untuk berpartisipasi aktif dalam hibah penelitian/pengabdian kepada masyarakat yang dibiayai Dikti dan atau instansi lain baik dari dalam maupun luar negeri;
  6. mendorong dosen untuk bekerja sama dalam pelaksanaan penelitian/pengabdian kepada masyarakat dengan dosen atau dan peneliti dari institusi lain;
  7. mewajibkan dosen untuk melakukan minimal satu penelitian atau dan pengabdian kepada masyarakat dalam kurun waktu satu tahun;
  8. meningkatkan sarana/prasarana penelitian/pengabdian kepada masyarakat.

Strategi yang digunakan untuk mencapai sasaran/target bidang kerjasama, yaitu:

  1. meningkatkan mutu hasil tridarma perguruan tinggi agar institusi lain merasa puas bekerja sama dengan PS TEP;
  2. aktif melakukan publikasi hasil penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat baik melalui media cetak maupun on line agar  menarik pihak lain untuk melakukan kerjasama;
  3. menawarkan kerja sama yang saling menguntungkan di bidang keteknikan pertanian kepada institusi/lembaga lain; dan
  4. meningkatkan kemampuan dalam menulis proposal hibah kompetitif untuk institusi (Program Hibah Kompetitif Perguruan Tinggi; Program Hibah Pusat Karir dan Tracer Study/PKTS; hibah penjaminan mutu program studi; hibah revisi kurikulum berbasis kompetensi) dari Dikti atau institusi lain.

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.